Database Terintegrasi TERAS • BBPOM di Samarinda

Laporan Capaian Kinerja & Realisasi

Transparansi akuntabilitas kinerja Balai Besar POM di Samarinda berdasarkan target, realisasi indikator, serta serapan anggaran per periode.

Kembali
Total Indikator
12 Indikator Dinilai
8 indikator tercapai (≥ 100%)
Nilai Kinerja Organisasi
80,85% Predikat: Baik
Total Capaian PK: 970,25
Alokasi Pagu
Rp 18.381.783.000
Pagu DIPA BBPOM Samarinda periode ini
Serapan Anggaran
3,33% Terserap
Realisasi: Rp 612.191.211
PROGRES CAPAIAN KINERJA

Distribusi Capaian Kinerja

12 TOTAL INDIKATOR

Klik pada irisan donat atau kategori untuk membuka tabel rincian

Sangat Baik
Capaian > 100% s.d. 110%
1
Baik
Capaian > 90% s.d. 100%
7
Cukup
Capaian 60% s.d. 90%
0
Kurang
Capaian < 60%
1
Tidak Dapat Disimpulkan
Capaian > 110% (Over-target ekstrem)
1
Belum Ada Nilai
Capaian kosong atau (-)
18

Rincian Realisasi Indikator Kinerja Kegiatan (IKK)

Menampilkan baris ke- s.d. dari 28 data indikator (Tahun 2026, B1)

Sangat Baik Baik Cukup Kurang Tidak Disimpulkan Belum Ada Nilai
No Indikator Kinerja & Sasaran Bidang Periode Target Realisasi % Capaian Anggaran
1

Persentase sampel Sediaan Farmasi berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi dan Pengujian B1 - -

-

2

Persentase fasilitas pelayanan kesehatan yang telah melaporkan KTD/ESO

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 - -

-

3

Persentase sampel Pangan Olahan berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi dan Pengujian B1 - -

-

4

Persentase sampel KLB keracunan pangan yang diuji sesuai standar

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Pengujian B1 25,00 -

-

5

Persentase sampel PIRT berisiko yang ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi dan Pengujian B1 - -

-

6

Persentase keputusan/rekomendasi hasil pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang ditindaklanjuti oleh stakeholder

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 81,79 48,39

-

7

Persentase sarana produksi Sediaan Farmasi yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 100,00 0,00

-

8

Persentase sarana produksi Pangan Olahan yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 97,73 0,00

-

9

Persentase fasilitas distribusi Sediaan Farmasi yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 98,84 100,00

-

10

Persentase sarana distribusi Pangan Olahan yang diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan

Meningkatnya efektivitas pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan di wilayah kerja UPT

Inspeksi B1 100,00 100,00

-

Menampilkan baris s.d. dari 28 total data

Data realisasi kinerja ini ditarik secara langsung dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi (TERAS BBPOM Samarinda). Pembaruan data dilakukan secara berkala sesuai pelaporan masing-masing fungsi substansi dan telah diverifikasi oleh tim penjamin mutu pengawasan.

Saluran Pelayanan Publik & Pengaduan Konsumen

Butuh Informasi Keamanan Obat & Makanan atau Layanan Pengujian?

Petugas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) BBPOM di Samarinda siap melayani perizinan sarana, sertifikasi produk, pengujian laboratorium, dan konsultasi teknis tanpa dipungut biaya selain PNBP resmi.